Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sanksi Perkawinan Dibawah Tangan

(Studi Kasus Keluarga Tentang Pasal 45 PP Nomor 9 Tahun 1975)

Penulis

  • Amum Mahbub Ali STAI Babunnajah Pandeglang
  • Nana Anggraena STAI Babunnajah Pandeglang
  • Aep Taryana STAI Babunnajah Pandeglang

Abstrak

Penelitian ini menganalisis penerapan Pasal 45 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dalam konteks kasus keluarga di Indonesia. Pasal 45 mengatur tentang hak dan kewajiban suami istri dalam perkawinan, yang mencakup kewajiban bersama untuk memelihara, mendidik, dan membesarkan anak-anak. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana penerapan pasal tersebut dalam kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia, serta untuk mengevaluasi dampak hukum dan sosial dari penerapannya.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan analisis dokumen. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa keluarga yang telah menjalani proses hukum terkait pasal ini, serta praktisi hukum dan akademisi yang memiliki pengetahuan mendalam tentang hukum keluarga di Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Pasal 45 memberikan kerangka hukum yang jelas mengenai hak dan kewajiban suami istri, terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya, seperti tingkat pendidikan, pemahaman hukum, dan dinamika sosial budaya. Penelitian ini menemukan bahwa banyak keluarga yang belum sepenuhnya memahami hak dan kewajiban mereka sesuai dengan pasal tersebut, yang sering kali menyebabkan konflik dan kesulitan dalam penyelesaian masalah keluarga

Referensi

Diterbitkan

10-06-2022

Cara Mengutip

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sanksi Perkawinan Dibawah Tangan : (Studi Kasus Keluarga Tentang Pasal 45 PP Nomor 9 Tahun 1975). (2022). Al-Authar (Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam), 2(1), 1-19. https://jurnal-stai.babunnajah.ac.id/index.php/al-authar/article/view/11